Bid Humas Polda Jatim Beserta Seluruh Staf

Mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H

Minal Aidzin Wal Fadidzin

Mohon Maaf Lahir Batin

Rabu, 29 Desember 2010

KONPERENSI PERS KAPOLDA JATIM
DALAM RANGKA ANEV KAMTIBMAS AKHIR TAHUN 2010
 TANGGAL  28 DESEMBER 2010
          Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkah dan rahmat-Nya kita masih diberikan keselamatan, kesehatan dan kebahagiaan sampai pada penghujung akhir tahun 2010 ini.
          Sebagaimana Rencana Kerja Polda Jatim yang telah disusun, pada setiap menjelang akhir tahun kita mengadakan konferensi pers. Untuk itu terlebih dahulu saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran saudara sekalian, karena bagi saya kegiatan ini merupakan tradisi yang baik yakni sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai situasi Kamtibmas maupun hasil kinerja Polda Jatim secara umum selama tahun 2010, dan tidak lupa pula atas nama keluarga besar Polda Jatim saya menyampaikan Selamat Hari Natal Tahun 2010 khususnya bagi umat Kristiani, serta Selamat Tahun Baru 2011 bagi kita sekalian.
          Informasi yang akan saya sampaikan pada kesempatan ini meliputi 5 (lima) hal pokok, antara lain:
Pertama     :     Aspek Pembinaan
Kedua        :     Aspek Operasional
Ketiga         :     Gelar Operasi Kepolisian Polda Jatim Tahun 2010
Keempat    :     Aksi Massa di Jawa Timur Tahun 2010
Kelima        :     Prediksi dan Antisipasi Perkembangan Kamtibmas di wilayah Jawa Timur Tahun 2011. 

          Berikut akan disampaikan gambaran umum kinerja Polda Jatim baik mencakup aspek pembinaan maupun operasional pada tahun 2010:
I.        ASPEK PEMBINAAN
1.      Personil
a.       Jumlah seluruh personil Polri 40.977 orang (2 Pati, 803 Pamen, 3.184 Pama, 36.988 Bintara) dan personil PNS Polri 2.632 orang (49 gol IV, 818 gol III, 1.765 gol II/I).
b.      Dalam rekrutmen telah diterapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).
Adapun jumlah rekrutmen tersebut tahun 2009 Akpol : 16 pria, 2 wanita; PPSS: 5 pria, 2 wanita; Setukba:  620 pria, 21 wanita, sedangkan tahun 2010  Akpol: 25 pria, 2 wanita; PPSS: 4 pria; Setukba  27 pria, 11 wanita.
c.       Pendidikan pengembangan:
NO
DIKBANG
TAHUN 2009
TAHUN 2010
1
Lemhanas RI
1 pers
1 pers
2
Sespati Polri
3 pers
3 pers
3
Diklatpim I
1 pers
-
4
Sespim
13 pers
12 pers
5
Diklatpim II
1 pers
-
6
S1 PTIK
3 pers
8 pers
7
Selapa
12 pers
8 pers
8
Setukpa Polri
38 pers
36 pers
9
SAG Ba Ke Pa Polri
125 pers
269 pers
10
SAG Ta ke Ba Polri
-
18 pers
Jumlah
197 pers
355 pers

d.      Program latihan:
           Secara keseluruhan pelatihan yang dilaksanakan di semua fungsi th 2009 : 23 kegiatan dengan 670 personil; th 2010 : 78 kegiatan dengan 5400 personil, sehingga terjadi peningkatan kegiatan latihan 239% dan jumlah personil meningkat 706%.
e.      Telah memberikan reward kepada 2 (dua) personil Polri yang berprestasi          dalam lomba beladiri Polri dan Judo; 45 (empat puluh lima) personil Polri yang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba, kasus pembunuhan, Curanmor, jaringan penipuan IT, menangkap tersangka pencurian uang, mengamankan BB uang Rp. 58,5 milyar terkait kasus laka lantas di wilayah Polres Magetan; 3 orang masyarakat umum yang telah berjasa membantu terhadap pelaksanaan tugas Polda Jatim dan 3 orang masyarakat umum yang berkontribusi merelokasi pembangunan Mako Satpolair di wilayah Gresik, Jember, Tuban.
2.      Material dan Logistik
a.       Pelatihan akses pelayanan pengaduan masyarakat melalui aplikasi SMS 1120.
b.      Pelatihan akses pelayanan informasi publik  melalui           aplikasi internet PID.
          c.       Pelatihan akses DPP gaji on line
3.      Sismet
a.       Melaksanakan likuidasi Polwil/tabes, restrukturisasi Polres/ta/tabes  dalam rangka menjadikan Polri agar lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dalam memenuhi dinamika tuntutan dan harapan masyarakat.
b.      Pembentukan PID (Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi) sebagai pusat pelayanan publik dalam bidang informasi sesuai dengan Perkap No. 16/2010 tentang Tata Cara Pelayanan Informasi Publik di lingkungan Polri dalam rangka implementasi amanat UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.   
4.      Pengawasan
a.       Pelanggaran administratif, disiplin, etika profesi dan tindak pidana yang dilakukan oleh oknum personil Polda Jatim, terdiri dari: pelanggaran disiplin tahun 2010 sejumlah 854 pers dibandingkan tahun 2009 sejumlah 983 pers terjadi penurunan 129 pers (13%), pelanggaran kode etik tahun 2010 sejumlah 30 pers dibandingkan tahun 2009 sejumlah 55 pers terjadi penurunan 20 pers (45%) , dan untuk pelanggaran pidana tahun 2010 sejumlah 48 pers dibandingkan tahun 2009 sejumlah 64 pers terjadi penurunan 16 pers (25%).
b.      Sanksi penjatuhan hukuman yang telah diberikan, antara lain:
1).     Terhadap pelanggar disiplin diberikan hukuman berupa: teguran tertulis 68 pers; ditunda pendidikan 50 pers; ditunda gaji berkala 23 pers; ditunda kenaikan pangkat 54 pers; mutasi bersifat demosi 28     pers; dibebaskan dari jabatan 2 pers dan penempatan pada tempat        khusus 139 pers. Adapun yang dinyatakan tidak cukup bukti 5 pers.
2).     Hukuman terhadap pelanggar etika profesi dan pidana umum yang diselesaikan melalui sidang Komisi Kode Etik Polri dengan vonis: perbuatan tercela 1 pers; permintaan maaf 5 pers;  tour of area 1 pers; tour of duty 10 pers; serta penjatuhan sanksi berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) 12 pers.
II.       ASPEK OPERASIONAL
          1.      Kamtibcar Lantas
a.       Kecelakaan lalu lintas turun 2.179 (17,9%) dari perbandingan tahun 2009 = 12.164 dan tahun 2010 = 9.985.
b.      Korban MD turun 38 (1,04%) dari perbandingan tahun 2009 = 3.668 dan tahun 2010 = 3.630.
c.       Korban LB naik 635 (8,2%) dari perbandingan tahun 2009 = 2.699 dan tahun 2010 = 2.920.
d.      Korban LR turun 4.090 (24,9%) dari perbandingan tahun 2009 = 14.209 dan tahun 2010 = 10.673.
Angka kecelakaan tertinggi menurut jenis kendaraan didominasi kendaraan R2; menurut waktu terjadinya laka lantas pada pukul 13.00 -20.00 WIB.
e.      Pelanggaran lalu lintas turun 63.163 (8,7%) dari 728.818 (tilang = 692.217; non tilang = 36.601) tahun 2009 menjadi 665.655 (tilang = 616.523; non tilang = 49.132) pada tahun 2010.
          Angka pelanggaran tertinggi menurut jenis kendaraan didominasi kendaraan R2; menurut jenis pelanggaran didominasi pelanggaran marka jalan/rambu; menurut golongan SIM didominasi SIM C; menurut segi usia didominasi usia 22 -30 tahun.            
f.       Dalam rangka peningkatan jasa pelayanan di bidang lalu lintas yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel, telah dilakukan terobosan: 
1).     Sertifikasi ISO 9001:2008 terdiri dari 16 unit pelayanan jajaran Dit Lantas Polda Jatim, 9 Satpas (ResSidoarjo, Lamogan, Pasuruan, Mojokerto, Blitar, Lumajang, Banyuwangi, Batu dan Resta Malang); 3 unit BPKB (Res Pasuruan, Blitar dan Lamongan); 4 unit yan laka lantas dan PJR (Res Sidoarjo, Lamongan, Gresik, dan Yan Sat PJR Dit Lantas Polda Jatim); 12 Unit Satker  Polda Jatim  (Sat Tipikor, Pidum, Sat II Pidek, Sat Tipidter, Dit Narkoba, Dit Intelkam, Subbid Provost, Pus Labfor, Ro Pers, Sat Polair).
2).     Mendapatkan MURI dengan 2 kategori: Peraih sertifikat ISO 9001:2008 terbanyak dalam waktu bersamaan, DiotLantas Polda Jatim yang pertama di Indonesia yang memiliki unit Laka dan Sat PJR yang ber-ISO 9001:2008.
3).     Partnership Road Safety Action guna meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.
4).     Safety Riding Course for Community di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Jember, Malang, Kediri, kota Malang yang bertujuan untuk mendidik calon pemohon SIM menjadi pengemudi yang berkualitas, taat hukum dan menjunjung tinggi etika.
5).     Samsat Payment Point, yaitu penempatan unit untuk menerima pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor kelurahan atau balai desa daerah terpencil.
6).     Pembangunan TMC  (Traffic Management Centre) di Ditlantas Polda Jatim, Polrestabes Surabaya (64 titik), Polres Sidoarjo (6 titik), Polres Malang (3titik), Piolres Nganjuk (6 titik) jumlah 81 titik yang dapat memantau situasi Kamtibmas.Dan pendirian pos pelayanan laka Lantas terpadu TAC (Traffic Accident Centre)  di Polres Sidoarjo, Polres Lamogan.
          2.      Kriminalitas
                   Crime total selama tahun 2010 = 34.070 kasus, jika dibandingkan dengan crime total di tahun 2009 =  45.270 kasus terjadi penurunan   11.200 kasus (24,7%). Crime clearen rate tahun 2010  =  70%,  jika dibandingkan dengan crime clearen rate tahun 2009 = 63%    terjadi kenaikan (7%).
NO
KESATUAN
2009
2010
TREND
L
S
%
L
S
%
JTP
%
1
MAPOLDA JATIM
591
429
72%
560
689
123%
T= 31
5,2%
N 51%
2
WILTABES SBY
14346
7544
52%
8754
7783
89%
T=5592
/38.98%
N =37%
3
WIL MALANG
9810
6015
61%
8539
4256
50%
T=1271
/12.96%
T =11%
4
WIL BESUKI
6444
4262
66%
4704
2594
55%
T=1740
/27.00%
T =11%
5
WIL KEDIRI
4380
3208
73%
3625
2652
73%
T= 755
/17.24%
TETAP
6
WIL MADIUN
2800
2208
78%
3097
2319
75%
N= 297
/10.61%
T = 3%
7
WIL BJN.GORO
4644
3463
74%
3399
2483
73%
T=1245
/26.81%
T = 1%
8
WIL MADURA
2255
1494
66%
1392
1110
80%
T= 863
/38.27%
N =14%

JUMLAH
45270
28623
63%
34.070
23.886
70%
T=11507
/25.42%
N = 7%

3.      Kasus Korupsi
NO
JENIS TP
TH. 2009
TH. 2010
trend
1
LP Masuk
56
19
T= 37 (66%)
2
SELESAI
-      P.21
-       SP.3
-      SP2HP Henti Lidik
49
39
4
6
37
23
10
4
T= 12 (24,5%)
T= 16 (41%)
N= 6 (150%)
T= 2 (33,3%)
3
Kerugian negara
2.013.889.357
6.425.495.292
N= 4.411.605.935
4
Kerugian kembali
943.000.000
190.260.520
T= 752.739.480

          4.      Crime Index tn. 2010 dibandingkan th. 2009  

NO
KASUS
2009
TREND
2010
TREND
L
S
L
S
1
CURAT
6926
3645
53%
6105
3484
57%
2
CURAS
1705
719
42%
1486
872
59%
3
RANMOR
5679
806
14%
4547
1252
28%
4
ANIRAT
1876
1416
75%
1921
1733
90%
5
BAKAR
332
278
84%
259
236
91%
6
BUNUH
150
125
83%
115
98
85%
7
PERAS
332
192
58%
246
175
71%
8
KOSA
225
184
82%
202
175
87%
9
JUDI
4963
5058
102%
3811
3764
99%
10
UPAL
106
85
80%
69
68
99%
11
TIK
1463
1443
99%
638
628
98%
JUMLAH
23757
13951
59 %
19399
12485
64%

5.      Kasus Menonjol
          -        Kasus judi yang berhasil diungkap pada tahun 2010 sejumlah 33 kasus, naik 26 kasus (371%) jika dibandingkan dengan pengungkapan kasus serupa pada tahun 2009,  untuk tersangka pada tahun 2010 sejumlah 54 dibandingkan dengan tahun 2009 sejumlah 12 terjadi kenaikan 42 yang berhasil diamankan atau naik 350%.
          -        Pembunuhan
NO
NO.LP / TSK / KORBAN
URAIAN
1
TSK
1.Sugiharto Als Roky
2.M. Farid Hidayat
3.Leo Fatra Soekarno
4.Gunadi Laksana Als Yohanes Als Pak Yo
Korban
1.Dirk Pieter Van Antwerpen
2.Suyatmi
 Penemuan mayat yang diduga korban Pencurian dengan Kekerasan.TKP di Villa Valensia No.07 Jl. Songgoriti Kel. Songgokerto Kec. Batu Kota Batu. Tentang penemuan mayat yang diduga korban Pencurian dengan Kekerasan.

2
LP/ 207 / X / 2010 / Polres Batu, Tanggal 29 Oktober 2010.
Tsk
1.Sugiharto Als Rocky
2.Jimmy
Korban
Frans Ariandhi Wiyono
Pencurian dengan Kekerasan dan korban dibunuh oleh para TSK di Villa Apache No.08 Jl. Imam Bonjol Atas Kel. Sisir Kec. Batu Kota Batu.


-         Pengrusakan

NO. LP / TSK/ KORBAN
URAIAN
1
LP/232-A/V/2010/JATIM/RESTA MOJOKERTO
TGL. 21 MEI 2010

TERSANGKA :
-    MUKLASON ALS GUS SON BIN ROSID
-    MACHRAJI MACHFUD BIN SULIAN
DADANG KUSMONO
Pada hari Jumat tgl 21 Mei 2010 sekitar jam 09.00 Wib terjadi aksi unjuk rasa dari salah satu simpatisan calon bupati mojokerto




-                     Penipuan CPNS
NO. LP / TSK/ KORBAN
URAIAN


LP/156/X/2010/SEK WONOCOLO
LP/156A/X/2010/SEK WONOCOLO
LP/162/X/2010/SEK WONOCOLO
27 OKTOBER 2010
LP/714/XI/2010/SPKTgl 1 NOP 2010
PELAPOR :
1.      Ny. SUYATI, 53 TH, BANGAH GEDANGAN SIDOARJO
2.  DONI PURNAIRAWAN, 17 TH,      WONOAYU SIDOARJO
3.  IMAM, MUJIRIN ERFAN 28 TH,  WONOAYU, SIDOARJO
TERSANGKA :
1.       SURYANTO, 2. ZAKARIA, 3. AGUS YASMANTO, 4.   JOKO SUPARNO, 5. AGUS SUPRIYADI, 6. M. SIROD, 7.  SUWARNO, 8. MEI  DARTONO, 9.  SISWO, 10. EFENDI, 11. HASYIM, 12. WADI al WARDI, 13. SUMARDI ASMARA, 14. TOTOK   JULIANTO
PENIPUAN CPNS, Gar Psl 372 dan 378 KUHP




-                     Perampokan
NO
TKP
URAIAN
1.
LP/14/VIII/.2010/Jatim/Res jombang tgl 19 Agustus
TSK
Heri als Doweh als Kebo
KORBAN
YULIAN EKO PRASETYO
Melakukan pencurian dengan kekerasaan di jalan raya Ploso Kab. Jombang. Asal Mula kejadian korban ambil uang sebanyak Rp 38.500.000 dari Bank Jatim Cab Jombang
2.
LP/K/115/XII/2010/Sek Tgl 03-12-2010
Tersangka
HARIRI Dkk
Korban
JOKO SAMPURNO
Tersangka masuk gudang dan merusak gembok memcah kaca kemudian menyekap dan aniaya 2 orang satpam kemudian mengikatnya dan memasukkannya kedalam kamar mandi selanjutnya mengambil 2 truk isi tabung elpiji dan menjualnya ke penadah di Pasuruan
3.
LP/10/II/2010/Sek
Tgl 08-02-2010 Tersangka
MOH BASUNI als MAT
Korban
CIPTO WINOTO
Pelaku menjambret tas korban dengan membacok tangan lengan paha menggunakan celurit

4.
K/LP/48/VIII/2010/Jatim/Res Pas/Sek Gmp
Tgl 26-08-2010
Tersangka
EKO BAMBANG Dkk
Korban
AMIR BUDIANSYAH
Pelaku berboncengan sepeda motor kemudian menyerempet korabn hingga jatuh dengan pisau membacok pundak korban kemudian mencoba menusuk perut kemudian pelaku membawa lari sepeda motor korban

6.      Ungkap Kasus Narkoba
          Untuk pengungkapan kasus narkoba selama tahun 2010=  2370 kasus, jika dibandingkan dengan pengungkapan kasus Narkoba dalam periode yang sama di tahun 2009 = 2698 kasus, terjadi penurunan 328 kasus (12,1%).
          Pengungkapan kasus Narkoba yang dilakukan oleh orang asing tahun 2009 sejumlah  5 kasus dengan 7 tersangka, pada tahun 2010 sejumlah 10 kasus dengan 11 tersangka (kasus naik 10%, tersangka naik 57%).
          4.      Aksi Program 100 Hari Kapolri di Polda Jatim
                   a.       Program 1:
Ungkap dan selesaikan kasus-kasus menonjol                (8 November – 28 Desember 2010):
1).     LP menjadi terang                           = nihil
2).     Kasus gelap menjadi terang                    =   1 kasus
3).     Kasus terang menjadi tertangkap   =   6 kasus
4).     Kasus tertangkap menjadi berkas  = 34 kasus
5).     Kasus berkas menjadi tahap II       = 41 kasus
                                             Jumlah = 82 kasus
                   b.      Program 2:
          Berantas kejahatan (1) Meresahkan masyarakat dan (2) Merugikan kekayaan negara (8 November – 28 Desember 2010):                     
1).     Premanisme       = 1.135 kasus
2).     Street crime        =    627 kasus
3).     Perjudian             = 1.051 kasus
4).     Human Traffick   =     25 kasus
5).     Narkoba               =    405 kasus
6).     Illegal logging     =   110 kasus
7).     Illegal mining       =     20 kasus
8).     Illegal fishing       =       4 kasus
9).     Korupsi                =     14 kasus
                       Jumlah   =3.391 kasus
III.      GELAR OPERASI KEPOLISIAN TAHUN 2010
        
1.      Dilaksanakan 16 operasi kepolisian di wilayah Polda Jatim, yaitu: Pasopati Semeru 2010, Sikat Semeru 2010, Aman Nusa VII Semeru 2010, Cendekia Semeru 2010, Sakauw Semeru 2010, Simpatik Semeru 2010, Pekat Semeru 2010, Cipkon Semeru 2010,  Patuh Semeru 2010, Ketupat Semeru 2010, Zebra Semeru 2010, Citra Semeru 2010, Sikat 2010, Sikat Semeru 2010.
2.      Operasi Mantap Praja Semeru 2010 yang dilaksanakan dalam rangka pengamanan Pemilukada di 18 Kodya/Kabupaten/Kota di Jawa Timur telah dilaksanakan secara keseluruhan dengan hasil sebagai berikut:
          - 8 gugatan ke MK dengan putusan: Hitung ulang (Kab. Lamongan, Kab Gresik); Coblos ulang (Kota Surabaya); Ditolak MK (Kab. Jember, Kota Pasuruan, Kab. Banyuwangi, Kab. Malang, Kab. Sumenep).  
3.      Operasi lilin 2010 merupakan operasi kepolisian kewilayahan kendali pusat, berlangsung selama 10 hari dari tanggal 24 Desember 2010 s/d tanggal 2 Januari 2011 melibatkan sebanyak 11.730 personil Polri. Tugas pokok operasi ini adalah Harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan pre-emtif dan preventif bernuansa kemanusiaan dengan titik berat pada perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat yang didukung kegiatan deteksi dan penegakan hukum guna menjamin keamanan dan ketenteramaan masyarakat yang merayakan natal 2010 dan tahun baru 2011, dengan hasil sebagai berikut (24 s/d 26 Desember 2010 dibandingkan selama 4 hari  pada Operasi Lilin th. 2009):
NO
KEJADIAN
TH. 2009
TH. 2010
TREND
Kriminalitas
1
Curat
14
1
N=13 (93%)
2
Perjudian
4
4
Tetap
3
Narkoba
-
2
T=2 (200%)
Lalu Lintas
1
Gar Laka Lantas
4011
4081
N=70 (1,7%)
2
Laka Lantas
-         MD
-         LB
-       LR
-         Rugi Materi
45
15
14
43
72.701.400
25
12
10
24
10.472.200
T= 20(44%)
T= 3 (4%)
T= 4 (8,2%)
T=19 (44%)
T= 62.229.200 (85,6%)

IV.     AKSI MASSA DI JAWA TIMUR TAHUN 2010
1.      Perkelahian antara nelayan ds. Semare Kec. Kraton kab. Pasuruan dengan warga dsn. Kaligung ds. Kalirejo Kec. Kraton kab. Pasuruan.
                   Senin, 18 Januari 2010 jam 03.00 WIB di TKP tempat parkir kapal perahu milik Ardi dengan kuli Rohim, warga dsn. Kaligung berebut berangkat dengan perahu milik Sairi warga ds. Semare sehingga terjadi percekcokan. Pada jam10.00 WIB beberapa perahu milik warga dsn. Kaligung pulang ke TKP dan dihadang kelompok Saeri, antara lain Amir dan Tawil yang membacok menggunakan clurit. 4 (empat) orang warga dsn. Kaligung mengalami luka. Sehubung dengan kejadian tersebut kelompok nelayan dsn. Kaligung khususnya perempuan mendatangi rumah Amir dan merusak rumah warga ds. Semare.
2.      Kerusuhan di gedung Graha Whicesa DPRD kab. Mojokerto di Jl. A. Yani 16 kota Mojokerto. 
                   Jum’at, 21 Mei 2010 Massa Gusdim melakukan pelemparan bom molotov ke arah pasukan pengamanan  yang berada di depan pintu, sewaktu pasukan mundur masa maju dengan membawa beberapa alat yang terbuat dari besi. Pada jam 09.00 WIB massa yang sudah terlanjur masuk ke area gedung melakukan pengrusakan yang mengakibatkan 19 (sembilan belas) mobil rusak kaca dan memasukan bom molotov  ke dalam mobil yang mengakibatkan 11 (sebelas) unit mobil terbakar.
          3.      Kerusuhan di ds. Blaban kec. Batumarmar kab. Pamekasan.     
                   Di ds. Blaban kec. Batumarmar kab. Pamekasan dilakukan eksekusi tanah seluas 2.990 M2 yang di atasnya terdapat bangunan berupa 5 unit rumah, 1 unit mushola, 1 dapur. Eksekusi terkait kasus perdata antara SdriTona selaku tergugat dengan penggugat Sdri. Sira. Pada hari Rabu tanggal 8 Desember 2010 saat pembacaan keputusan eksekusi dari petugas Pengadilan Negeri Pamekasan di TKP, 50 orang massa melakukan pelemparan ke arah petugas. Pada saat upaya paksa yang dilakukan petugas untuk membubarkan massa yang melakukan protes, petugas dari Brimob mengeluarkan tembakan yang mengenai 2 orang anggota Polri dan 7 orang masyarakat.
4.      Pengrusakan kantor Polair di ds. Jatirejo kec. Lekok kab. Pasuruan.
                   Ratusan massa yang berasal dari dsn Palalaan ds. Wates kec. Lekok pada hari Selasa, 21 Desember 2010, datang sekitar pukul 10.30 WIB, langsung kalap dan merusak kaca dan genting gedung Polair di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Setelah itu mereka pun bergegas menuju pelabuhan dan merusak salah satu gedung aula di pelabuhan  dengan cara melempari batu, membakar motor yang terparkir di sekitar pelabuhan, dan merusak sebuah mushola.
5.      Pembatalan pertemuan 4rd ILGA – Asia Regional Conference  di Hotel Oval Surabaya.
                   Pada tanggal 26 s/d 28 Maret 2010 di Hotel Mercure Surabaya rencana akan dilaksanakan pertemuan 4rd ILGA (International Lesbian, Gay, Bisexual, Trans and Intersex Association) – Asia Regional Conference yang dihadiri perwakilan China, Philipina, Thailand, Vietnam, Laos, Singapura, India dan Indonesia, yang diselenggarakan oleh GAYa Nusantara Surabaya, namun hal tersebut menimbulkan reaksi penolakan dari Ormas HTI, Formabes, FPI, CICS, MUI, HMI, KAMMI dan FSLDK. Mereka melakukan penyegelan terhadap kantor GAYa Nusantara dan melakukan unjuk rasa menuntut agar pihak Hotel Oval (tempat menginap peserta konferensi) tidak  mengijinkan diadakannya konferensi ILGA.
V.      PREDIKSI/ ANTISIPASI KAMTIBMAS JAWA TIMUR TAHUN 2011
          1.      Prediksi
a.       Kondisi Kamtibmas di Jatim dipengaruhi perkembangan global, regional dan nasional, antara lain issu terorisme, krisis ekonomi, HAM, Demokratisasi, peredaran Narkoba, Pesatnya kemajuan Iptek, kepastian hukum dan keadilan, DPO Teroris dan jaringanya yang belum terungkap. 
b.      Permasalahan yang bersumber dari aspek politik, ekonomi dan budaya, antara lain kenaikan harga sembako ekses dari pengurangan subsidi BBM premium, kelangkaan pupuk, sengketa tanah, masalah ketenagakerjaan/ TKI.
          2.      Antisipasi
                   Langkah-langkah antisipasi dilakukan dengan mengoptimalkan segenap sumberdaya internal dan eksternal Polda Jatim, melakukan deteksi dini menyentuh akar permasalahan, mengutamakan tindakan pre-emtif dan preventif serta melakukan penegakan hukum dengan tegas dan humanis berdasarkan prosedur dan ketentuan perundang – undangan yang berlaku serta menghormati Hak Asasi Manusia.
VI.     HARAPAN DAN HIMBAUAN
          Dari informasi yang telah disampaikan tersebut, Polda Jatim telah berupaya maksimal melakukan tugas pokoknya dalam memberi perlindungan, pengayoman dan pelayanan, Harkamtibmas dan penegakan hukum, serta dengan obyektif dan konsekuen melakukan tindakan tegas kepada oknum-oknum anggota dan PNS Polri Polda Jatim yang terbukti melakukan penyimpangan.
          Kepada semua stakeholder, warga masyarakat dan juga wartawan, kami sampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih atas segala masukan, kontrol, koreksi, kritik, saran dan berbagai partisipasinya selama ini kepada Polda Jatim. Kami yakin semua itu dilakukan karena kecintaan, rasa ikut memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjadikan Polda Jatim khususnya lebih baik.
          Ke depan, dengan didasari tekad dan komitmen yang kuat untuk mengabdi sebagai Polisi pelayan pada era transparansi dan akuntabilitas publik, diharapkan semua pihak dan warga masyarakat secara langsung maupun tidak langsung dapat melakukan kerjasama pengawasan atas kinerja Polda Jatim guna membangun Polri yang dipercaya dan memenuhi tuntutan/ harapan masyarakat.
          Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, kiranya dapat bermanfaat bagi segenap rekan wartawan sebagai bahan untuk disajikan kepada publik dalam mencermati situasi Kamtibmas di wilayah Jawa Timur tahun 2010 dan membangun antisipasi situasi  tahun 2011. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan-Nya kepada kita sekalian dalam melanjutkan tugas pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara tercinta.
      

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar